Novel Romansa "Hujan" - Tere Liye


Halo semuanya, kembali di blog kami, The Liyers! Kali ini, kami akan membahas salah satu novel Tere Liye yang bergenre Romansa nih, hayoo siapa yang suka novel tema romansa, simak ya!

"Tentang persahabatan, tentang cinta, tentang perpisahan, tentang melupakan, dan tentang hujan".

Novel bertajuk Hujan merupakan salah satu karya dari Tere Liye. Novel Hujan ini berhasil diterbitkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama pada Januari 2016 lalu. Novel setebal 320 halaman ini, mengambil latar di tahun 2042 hingga 2050 dengan genre science fiction (sci-fi) yang mengisahkan dunia di masa depan penuh akan kecanggihan teknologi. Dengan kata lain, pesan manusia pun tergantikan dengan adanya keberadaan ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir.

Tema dari novel "Hujan" adalah percintaan. Sebuah percintaan dimana seorang perempuan mencintai laki-laki yang telah menyelamatkan hidupnya di masa lalu, ketika bencana alam terjadi dan merusak hampir seluruh penjuru dunia. Perempuan ini ingin sekali menghapus kenangan yang menyakitkan yang disebabkan oleh laki-laki tersebut dalam hidupnya. Terdapat beberapa aspek tentang lingkungan, ilmu pengetahuan, dan juga drama yang dihadapi oleh tokoh utama dalam cerita ini. Latar tempat dari novel ini yaitu berada di sebuah kota yang terkena bencana. Di kota ini, ditemukan beberapa kemajuan teknologi.Hal ini membuktikan bahwa alat-alat yang digunakan sudah sangat canggih karena novel ini mengambil latar masa depan yang mengutamakan kepraktisan. 

Novel ini diawali dengan sebuah kejadian yang mencengangkan yaitu gempa bumi. Dari kejadian tersebut, sang penulis memulai cerita dengan sangat baik. Terdapat keharuan di dalam kisah-kisah dan kejadian yang dialami tokoh utama untuk mencapai segala tujuan dan ujian di kehidupannya.Tokoh utama bernama Lail. Lail kehilangan kedua orang tuanya ketika gempa bumi terjadi. Ia diselamatkan oleh seorang laki-laki bernama Esok. Lail adalah seorang perempuan yang kuat, tangkas, dan berhati baik. Ia membantu memulihkan diri dan melupakan kejadian itu, dibantu dengan Esok.

Seiring berjalannya waktu, Lail mencoba menyibukkan diri dengan berbagai aktivitas. Ia dan temannya mendaftarkan diri ke organisasi relawan, sedangkan Esok disekolahkan hingga menjadi anak yang hebat dan sangat pintar. Lail merupakan relawan termuda dan banyak mengukir prestasi. Lail dan Esok berpisah saat Esok disekolahkan, dan mereka menempuh jalan masing-masing. Novel ini mengajarkan perjuangan yang berkelanjutan, tidak mudah putus asa dalam kehidupan. Harus percaya diri, dan berkomitmen dan bertanggung jawab. Kita tidak boleh tamak dan harus cerdas dalam mengatasi banyak masalah. 

Bagaimanakah kelanjutan cerita Esok dan Lail? Akankah Lail menghapus dan melupakan sosok Esok dan kenangan yang telah mereka lalui? Atau apakah mereka akan berakhir bahagia?

Untuk yang penasaran tentang kisah mereka, bisa membaca di novel "Hujan" karya Tere Liye ini ya. Dijamin, novel nya menghadirkan banyak pesan moral, emosional, dan juga seru. Terutama buat teman-teman yang favorit banget sama novel romansa, jangan lupa baca yaa! Sekian dulu nih pembahasan hari ini, dilanjutkan di topik selanjutnya ya, Selamat tinggal semua!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar