Hai semuanya, kembali lagi nih di blog The Liyers. Kali ini, kami mau memperkenalkan ke temen-temen semua, salah satu serial novel dari Tere Liye bertema aksi nih, yuk simak!
"Sebuah kisah tentang perjalanan pulang, melalui pertarungan demi pertarungan, kesedihan demi kesedihan, untuk memeluk erat semua kebencian dan rasa sakit. Pulang."
Itulah kata-kata yang tertulis di belakang cover serial satu ini. Ya, novel pertama yang akan kita bahas yaitu novel "Pulang" karya Tere Liye. Novel ini termasuk kedalam trilogi, terdiri dari Pulang, Pergi, dan Pulang-Pergi. Novel yang terdiri dari 400 halaman ini merupakan novel dengan genre aksi.
Tokoh utamanya yaitu Bujang. Anak yang tinggal di pedalaman Sumatera bersama kedua orang tuanya, Samad dan Midah. Kisah ini diawali dengan Bujang yang berusia 15 tahun, Petualangan dimulai saat Tauke besar, teman dari ayah nya Bujang datang ke desa dan mengajak nya pindah ke kota. Di kota, Ia menjadi anak asuh Tauke dan bergabung dengan keluarga Tong, salah satu keluarga penguasa shadow economy. Bujang di sekolahkan dan diberi pendidikan tinggi oleh Tauke, karena ia melihat potensi di diri Bujang. Bujang lulus S2 dengan tesis yang membahas penerapan shadow economy. Ia menjadi orang kepercayaan Tauke Besar.
Semakin waktu berlalu, Tauke terlalu berambisi memperluas kekuasaannya, akhirnya ia mengalami pengkhianatan dari anggota keluarga itu sendiri. Kisah ini menceritakan perjuangan Bujang, pengalaman nya, pelajaran, kekeluargaan, pengkhianatan, hingga pertarungan yang dialami Bujang.
Dalam novel ini kita akan diajak untuk memaknai arti "Pulang" sebenarnya lewat kisah Bujang. Tere Liye menciptakan kejutan demi kejutan di novel ini, juga menambahkan beberapa moment komedi dalam novel aksi ini. Adanya plot twist dalam novel ini yang membuat terkejut pembaca, dan alurnya yang semakin membuat penasaran setiap halamannya.
Menurut saya sendiri, banyak pelajaran dari novel ini. Bagaimana cara kita berdamai dengan masa lalu, walaupun itu artinya harus memeluk kebencian, luka, dan rasa sakit? Sudah baikkah hubungan kekeluargaan dan kekerabatan yang kita bangun? Apakah perilaku kita selama ini sudah baik, yakinkah kita tidak melukai dan memunculkan rasa dendam di hati seseorang? Belajarlah memaknainya. Selalu banyak pertanyaan di setiap lembar kehidupan. Novel ini membantu menggambarkannya lewat satu kisah situasi yang dialami tokoh utama.
Setelah novel pulang ini, akan berlanjut ke dua novel selanjutnya, yaitu "Pergi" dan "Pulang-Pergi". Mengisahkan petualangan tokoh utamanya (Bujang) dalam menemukan makna dan arti tujuan hidup. Mengingatkan bahwa sejauh apapun kita pergi, kita tetap akan kembali ke Yang Maha Tinggi. Pulang kepada kemurnian hati dan jiwa. Serial novel ini juga mengajarkan etika, nilai susila, dan akhlak kita. Eits, jangan lupa tentu saja di tiga novel ini akan diwarnai oleh pertarungan yang seru Bujang bersama teman-temannya dalam menyelesaikan konflik, membuat pembaca merasa bersemangat membacanya.
Penasaran kan dengan cerita dan keseruan dari tiga novel ini? Ayo, jangan lupa baca bukunya ya! Ceritakan juga nih pengalaman kalian yang udah pernah baca serialnya, seru bukan? Kita ketemu lagi di pembahasan selanjutnya ya, terimakasih temen-temen!




Tidak ada komentar:
Posting Komentar